November 18, 2021 By welcome2018.me 0

Simbol Bahan Kimia Berbahaya

Simbol Bahan Kimia Berbahaya

Bahan-bahan kimia yang ada di laboratorium miliki sifat yang beragam ragam. Di pada sifat-sifatnya tersebut, ada beberapa di antaranya yang ternyata bisa membahayakan bagi kebugaran dan keselamatan para pekerja dan lingkungannya (K3LH). Untuk membedakan pada bahan kimia berbahaya bersama dengan bahan kimia yang tidak berbahaya diperlukan suatu lambang spesifik yang berbentuk universal. Inilah yang mendasari dibuatnya suatu ketetapan berkenaan lambang bahan kimia berbahaya. Melalui ketetapan tersebut, dibuatlah suatu simbol-simbol yang menandakan sifat berbahaya berasal dari suatu bahan kimia. Simbol-simbol bahan kimia tersebutlah yang bakal dijelaskan terhadap artikel kali ini.

Simbol Bahan Kimia
Simbol bahaya kimia adalah suatu piktogram berlatar belakang orange bersama dengan garis batas dan gambar berwarna hitam. Gambar yang terdapat di dalam piktogram biasanya menggambarkan sifat bahaya berasal dari bahan yang dilabeli. Sifat bahaya selanjutnya bila risiko ledakan dan kebakaran, risiko kebugaran dan keracunan, atau gabungan keduanya Simbol bahan kimia berbahaya .

Berikut ini 7 lambang bahan kimia berbahaya lengkap bersama dengan gambar dan keterangannya.
1. Explosive (Mudah Meledak)
Simbol Bahan Kimia Mudah Meledak
Bahan kimia yang diberi lambang seperti gambar disamping adalah bahan yang enteng meledak (explosive). Ledakan terhadap bahan selanjutnya bisa terjadi dikarenakan beberapa penyebab, bila dikarenakan benturan, pemanasan, pukulan, gesekan, reaksi bersama dengan bahan kimia lain, atau dikarenakan adanya sumber percikan api. Ledakan terhadap bahan kimia bersama dengan lambang ini kadang kali lebih-lebih bisa terjadi meski di dalam keadaan tanpa oksigen. Beberapa misal bahan kimia bersama dengan sifat explosive bila TNT, ammonium nitrat, dan nitroselulosa. Bekerja bersama dengan bahan kimia yang enteng meledak memerlukan pengalaman praktis sekaligus pengetahuan. Menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan ledakan terlampau penting ditunaikan untuk menahan risiko fatal bagi keselamatan diri.

2. Oxidizing (Mudah Teroksidasi)
Simbol Bahan Kimia Mudah Teroksidasi
Bahan kimia yang diberi lambang seperti gambar di samping adalah bahan kimia yang berbentuk enteng menguap dan enteng terbakar lewat oksidasi (oxidizing). Penyebab terjadinya kebakaran biasanya terjadi akibat reaksi bahan selanjutnya bersama dengan hawa yang panas, percikan api, atau dikarenakan raksi bersama dengan bahan-bahan yang berbentuk reduktor. Bekerja bersama dengan bahan kimia oxidizing memerlukan pengetahuan dan pengalaman praktis. Jika tidak, risiko kebakaran bakal terlampau bisa saja terjadi. Adapun beberapa misal bahan kimia bersama dengan sifat ini bila hidrogen peroksida dan kalium perklorat. Bila suatu waktu Anda bekerja bersama dengan ke-2 bahan tersebut, hindarilah panas, reduktor, dan juga bahan-bahan enteng terbakar lainnya. Frase-R untuk bahan pengoksidasi : R7, R8 dan R9.

3. Flammable (Mudah Terbakar)
Simbol Bahan Kimia Mudah Terbakar
Simbol bahan kimia di samping menunjukan bahwa bahan selanjutnya besifat enteng terbakar (flammable). Bahan enteng terbakar dibagi menjadi 2 style yakni Extremely Flammable (amat terlampau enteng terbakar) dan Highly Flammable (sangat enteng terbakar. Bahan bersama dengan label Extremely Flammable miliki titik nyala terhadap suhu 0 derajat Celcius dan titik didih terhadap suhu 35 derajat Celcius. Bahan ini biasanya berbentuk gas terhadap suhu normal dan disimpan di dalam tabung kedap hawa bertekanan tinggi. Frase-R untuk bahan terlampau terlampau enteng terbakar adalah R12. Bahan bersama dengan label Highly Flammable miliki titik nyala terhadap suhu 21 derajat Celcius dan titik didih terhadap suhu yang tak terbatas. Pengaruh kelembaban terhadap terbakar atau tidaknya bahan ini terlampau besar. Oleh dikarenakan itu, mereka biasanya disimpan terhadap keadaan kelembaban tinggi. Frase-R untuk bahan terlampau enteng terbakar yakni R11. Adapun beberapa misal bahan berbentuk flammable bisa diklasifikasikan sebagai berikut:

Zat terbakar langsung. Contohnya : aluminium alkil fosfor. Keamanan : hindari kontak bahan bersama dengan udara.
Gas terlampau enteng terbakar. Contohnya : butane dan propane. Keamanan : hindari kontak bahan bersama dengan hawa dan sumber api.
Cairan enteng terbakar. Contohnya: aseton dan benzene. Keamanan : jauhkan berasal dari sumber api atau loncatan bunga api.
Zat sensitive terhadap air, yakni zat yang membentuk gas enteng terbakar bila kena air atau api.

4. Toxic (Beracun)
Simbol Bahan Kimia Beracun
Simbol bahan kimia disamping mengunjukan bahwa bahan selanjutnya adalah bahan beracun. Keracunan yang bisa diakibatkan bahan kimia selanjutnya bisa berbentuk akut dan kronis, lebih-lebih bisa hingga mengakibatkan kematian terhadap konsentrasi tinggi. Keracunan dikarenakan bahan bersama dengan lambang di atas bukan cuma terjadi jika bahan masuk lewat mulut. Ia juga bisa meracuni lewat proses pernafasan (inhalasi) atau lewat kontak bersama dengan kulit. Beberapa misal bahan kimia berbentuk racun bila arsen triklorida dan merkuri klorida. Bekerja bersama dengan bahan-bahan selanjutnya mesti perhatikan keselamatan diri. Hindari kontak segera bersama dengan kulit, menelan, dan juga memanfaatkan selubung masker untuk menahan uapnya masuk lewat pernafasan.

5. Harmful Irritant (Bahaya Iritasi)
Simbol Bahan Kimia Iritasi
Simbol bahan kimia disamping sebenarnya terbagi menjadi 2 kode, yakni kode Xn dan kode Xi. Kode Xn menunjukan adanya risiko kebugaran jika bahan masuk lewat pernafasan (inhalasi), lewat mulut (ingestion), dan lewat kontak kulit, misal bahan bersama dengan kode Xn bila peridin. Sedangkan kode Xi menunjukan adanya risiko inflamasi jika bahan kontak segera bersama dengan kulit dan selaput lendir, misal bahan bersama dengan kode Xi bila ammonia dan benzyl klorida. Frase-R untuk bahan berkode Xn yakni R20, R21 dan R22, sedangkan untuk kode Xi yakni R36, R37, R38 dan R41.

6. Corrosive (Korosif)
Simbol Bahan Kimia Korosif
Simbol bahan kimia di samping menunjukan bahwa suatu bahan selanjutnya berbentuk korosif dan bisa merusak jaringan hidup. Karakteristik bahan bersama dengan sifat ini biasanya bisa dicermati berasal dari tingkat keasamaannya. pH berasal dari bahan berbentuk korosif lazimnya berada terhadap kisaran < 2 atau >11,5. Beberapa misal bahan bersama dengan lambang ini bila belerang oksida dan klor. Jangan menghirup uap berasal dari bahan ini, jangan pula membuatnya kontak segera bersama dengan mata dan kulit Anda. Mereka juga bisa mengakibatkan iritasi. Frase-R untuk bahan korosif yakni R34 dan R35.

7. Dangerous for Enviromental (Bahan Berbahaya bagi Lingkungan)
Simbol Bahan Kimia Berbahaya untuk Lingkungan
Simbol bahan kimia terhadap gambar di samping menunjukan bahwa bahan selanjutnya berbahaya bagi lingkungan (dangerous for environment). Melepasnya segera ke lingkungan, baik itu ke tanah, udara, perairan, atau ke mikroorganisme bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem. Beberapa misal bahan bersama dengan lambang ini bila tetraklorometan, tributil timah klorida, dan petroleum bensin. Frase-R untuk bahan berbahaya bagi lingkungan yakni R50, R51, R52 dan R53. Demikianlah 7 lambang bahan kimia lengkap bersama dengan keterangan dan gambarnya. Semoga bisa menjadi pengetahuan baru yang berfungsi bagi keselamatan Anda suatu waktu nanti (dba).