October 27, 2021 By welcome2018.me 0

jual rumah dago atas bandung

Aman Tanpa Tipu! 7 Tips Membeli Rumah Bagi Pemula

Bagi pemula, segala sesuatunya adalah perihal baru, menjadi perlu kehati-hatian ekstra sebelum melakukan tindakan sehingga tidak kena tipu. Salah satu contohnya pas membeli rumah yang harga satu unitnya saja mencapai ratusan juta. Bisa dibayangkan layaknya apa sedihnya kalau Anda menjadi tidak benar satu korban penipuan.

Untuk menjauhkan maraknya persoalan penipuan, perlu dilaksanakan usaha pencegahan sejak awal sebelum laksanakan aksi. Berikut lebih dari satu tips membeli rumah bagi pemula yang aman, tanpa was-was ditipu.

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati memiliki solusinya! jual rumah dago atas bandung

1. Pastikan rumah tersedia di wilayah yang tepat
membeli rumah

Selain harga, faktor terpenting yang perlu diperhatikan adalah wilayah rumah itu sendiri. Lokasi tidak cuma berpengaruh terhadap harga, namun termasuk kemudahan yang sejatinya dapat benar-benar perihal dengan mobilitas sehari-hari. Misalnya, rumah yang letaknya dekat dengan kantor dapat memudahkan Anda bekerja, apalagi terjadi kaki pun mampu sampai.

Di segi lain, wilayah termasuk dapat mempengaruhi biaya transportasi sepanjang beraktivitas didalam sebulan. Bila lokasinya strategis, didalam makna dekat dengan kantor, pusat belanja, dan kesehatan, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi apa pun. Uangnya mampu disimpan atau digunakan untuk pos-pos keperluan lainnya.

2. Perhitungkan biayanya
Kemudian, pertimbangkan keseluruhan biaya yang perlu dikeluarkan untuk memperoleh rumah idaman. Biaya di sini bukan cuma untuk membeli rumah saja, namun termasuk biaya untuk membayar DP dan mengurus surat-suratnya sampai kepemilikannya sah atas nama Anda. Meski biayanya kecil, namun kalau tidak dipersiapkan sejak awal pasti dapat mempengaruhi kelancaran pembayaran.

Buatlah perhitungan secara jelas, disertai dengan kegunaannya. Dengan demikian, Anda paham keseluruhan uang yang perlu disiapkan sejak awal, menabungnya pun menjadi lebih enak gara-gara perkiraan dananya udah diketahui sejak awal.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Siap Mengajukan KPR

3. Pilih developer yang terpercaya
Sekalipun seorang developer udah kerap mengatasi penjualan rumah atau properti lainnya, tidak tersedia salahnya untuk melacak informasi lanjut perihal developer yang bersangkutan. Siapa paham didalam lebih dari satu th. silam dulu terjadi persoalan penjualan, menjadi Anda mampu menjadikan ini pertimbangan untuk lanjut atau batal.

Cari paham termasuk perihal tingkat kepuasan kastemer terhadap jasa yang di tawarkan oleh developer. Tingkat kepuasan yang rendah pertanda terkecuali kinerja developer berikut kurang maksimal. Alangkah baiknya cari developer lain yang lebih berkompeten di bidangnya.

4. Rumah perlu legal
kredit rumah

Teliti bukan cuma pas bekerja, namun termasuk pas membeli rumah. Tidak menutup kemungkinan kalau pembangunan rumah dilaksanakan di lahan yang ilegal atau bersengketa, menjadi kepemilikannya tidak sah samasekali rumah udah dibeli. Legalitasnya mampu diperiksa dari sertifikat dan kelengkapan surat-menyurat yang perihal dengan rumah.

Gunakanlah jasa notaris untuk membantu menyatakan legalitas rumah. Bukan cuma rumah Anda saja, namun termasuk rumah lain di kurang lebih yang dikelola oleh developer yang sama. Jadi, Anda dan calon kastemer lainnya tidak menjadi korban atas ulah dari developer.

5. Bandingkan dulu sebelum membeli
Berhasil menemukan rumah yang tepat di hati? Jangan suka dulu gara-gara Anda tetap perlu membandingkan rumah ini dengan rumah lain, yang sejatinya dikembangkan oleh developer berbeda. Mulai dari luas bangunan, konsep, fasilitas, kualitas, promo, sampai harga yang ditetapkan developer untuk rumah itu sendiri.

Jangan sampai terkecoh dengan harga rumah murah, namun kualitas bahan-bahan yang digunakan untuk membangun rendah. Sama saja bohong gara-gara Anda perlu menyiapkan biaya jaga-jaga siapa paham rumah terasa rusak didalam 2-3 th. mendatang. Memang bukan genteng atau lantai, namun mampu menjadi cat dindingnya terasa mengelupas.

Baca Juga: Beli Rumah namun Malah Tekor? Cek, Mungkin Kamu Lakukan Kesalahan Ini

6. Hindari transaksi melalui pihak ketiga
Mengingat pembayaran adalah momen urgent sekaligus berisiko, sebaiknya laksanakan secara perorangan. Tidak perlu melibatkan pihak ketiga untuk menuntaskan pembayaran, gara-gara letak risikonya justru tersedia di sini. Coba bayangkan terkecuali pihak ketiga tidak mengemukakan uangnya kepada developer, maka siapa yang dapat dicari-cari terkecuali bukan Anda?

Sedekat apa pun Anda dengan pihak ketiga itu, tidak direkomendasikan untuk pakai perantaranya. Lain halnya terkecuali manfaat pihak ketiganya sebagai saksi, maka sah-sah saja. Jika suatu pas tersedia masaah perihal rumah, Anda mampu pakai pertolongan pihak ketiga untuk menyatakan kebenarannya.